8 Trik Psikologi
Marketing untuk Meningkatkan Penjualan
Selain melakukan cara marketing yang baik untuk meningkatkan
penjualan dan laba perusahaan. Namun, dalam dunia pemasaran, psikologi
memainkan peran yang tak kalah penting. Psikologi membantu dalam mengetahui
target pasar, memahami perilaku konsumen, keinginan mereka, dan cara berpikir
mereka. Lalu, apa saja strategi psikologi marketing tersebut?
Memahami beberapa prinsip dasar psikologi dapat mengubah
strategi pemasaran dari baik menjadi luar biasa. Mari simak tentang teknik
marketing secara psikologi melalui ulasan dibawah ini.
1. Hindari Menggunakan
Kata Perintah
Trik psikologi marketing yang pertama adalah pastikan untuk
tidak menggunakan kata perintah, seperti : free trial, sebagian besar bisnis
akan menggunakan kalimat yang umum dipakai seperti : “Daftarkan diri Anda untuk
uji coba gratis selama 30 hari” atau dalam bahasa Inggris dengan kalimat
singkat “Try premium trial for 30 days”, segera lakukan perbaikan
Terdapat alternatif yang lebih baik dari itu, seperti dengan
cara menggunakan pendekatan yang berkesan memanggil tindakan/Call To Action
(CTA) calon pelanggan Anda, contoh: “Tidak ada pembayaran untuk bulan pertama”.
Tujuannya sama, tetapi berpotensi hasil yang berbeda.
2. Berikan Tingkatan
Label Pada Pelanggan
Trik psikologi marketing berikutnya adalah memberikan tingkatan
label pada pelanggan Anda. Membuat pelanggan Anda merasa istimewa adalah salah
satu cara menciptakan retensi, dan Anda juga memiliki kesempatan untuk mengubah
pelanggan menjadi brand ambassador bagi produk Anda secara cuma-cuma. Cara ini
merupakan metode akuisisi yang baik, mengingat berapa banyak pelanggan baru
yang berkualitas bisa saja jadi berdatangan karena rekomendasi dari mulut ke
mulut. Simak cara berikut :
- Berikan penamaan ke pelanggan
berdasarkan tingkat status yang lebih tinggi dibanding yang lainnya
(mungkin setelah mereka menjadi pelanggan untuk jangka waktu tertentu,
atau bagi yang telah melakukan tindakan tertentu terkait produk maupun
jasa Anda)
- Berikan merchandise khusus sebagai bentuk
apresiasi terhadap pelanggan.
- Berikan medali/sertifikat digital yang bisa pelanggan pasang di website mereka untuk mengatakan bahwa mereka adalah anggota tersertifikasi yang meraih status tertentu.
3. Pahami Tipe-Tipe
Pelanggan
Memahami tipe-tipe pelanggan juga merupakan salah satu trik
psikologi marketing. Ada 3 tipe dasar Pelanggan, mari kita kenali melalui
penjelasan nya sebagai berikut :
- Hemat
Tipe Pelanggan hemat adalah individu yang menahan pengeluaran
uang mereka selama yang mereka bisa. Mereka membelanjakan lebih sedikit dan
menghemat lebih banyak dibandingkan dengan orang kebanyakan. Cara menawarkan ke
individu ini dengan Gunakan kata-kata jelas dan tidak basa basi. Andalkan data
angka, bagan, dan grafik. Gunakan itu semua sebagai daya tarik emosional mereka
dalam mendorong penjualan.
- Loyal
Tipe Pelanggan loyal adalah individu yang berbelanja lebih
banyak dan menghemat lebih sedikit dibanding dengan kebanyakan orang. Tindakan
pembelian mereka benar-benar didorong oleh pemicu emosional. Cara menawarkan ke
individu ini dengan iklan yang bersifat emosional. Bisa saja berupa video yang
mencakup banyak gambar.
- Perhitungan
Tipe Pelanngani ini berada di tengah-tengah antara pembeli hemat
dan loyal. Kebanyakan individu membeli barang yang masih bisa mereka perkirakan
secara rasional, tapi juga yang tidak menjadi resiko bagi keuangan mereka. Cara
menawarkan ke individu ini adalah buatlah keseimbangan strategi pemasaran emosi
sekaligus berdasarkan data. Contohnya, Anda bisa sertakan jaminan uang kembali,
garansi seumur hidup, atau pengiriman gratis.
4. Bangun Urgensi
dengan Cara Cerdas
Ciptakan urgensi dengan cara tekankan hal-hal unik dari produk
Anda dan manfaat atau keuntungan bagi pelanggan seandainya pengguna membeli
atau menggunakan produk Anda. Jangan membangun urgensi dengan kata-kata klise,
namun ke arah yang lebih spesifik dan unik untuk membuatnya beda dari pada
produk lain. Cara ini cukup efektif sebagai salah satu trik psikologi marketing
5. Tunjukkan Nilai
Bisnis
Trik marketing penjualan berikutnya adalah menunjukan tujuan
dari bisnis Anda. Apabila bisnis Anda memiliki visi dan misi untuk membantu
banyak orang, maka dapat ditunjukan dengan membangun kegiatan tertentu,
misalnya: kegiatan amal bagi penderita kanker atau anak-anak yang butuh sekolah
gratis. Faktanya, 64% orang dari hasil survey, menyatakan bahwa keputusan
pembelian mereka lebih cenderung didasarkan pada faktor psikologis satu ini.
6. Gunakan Teknik
Penawaran
Penelitian menunjukkan bahwa orang akan lebih cenderung membeli
ketika produk Anda memberikan manfaat atau solusi dari masalah yang dialami.
Anda bisa menawarkan dengan memberikan contoh cara penyelesaian yang relevan
dan aktual dari masalah yang dihadapi, cara ini akan lebih menarik dan lebih
berpotensi menjual.
7. Tampilkan Testimoni
Pelanggan dengan Konten Unik
Kejutkan pelanggan dengan testimoni unik dengan sajian yang
tidak terduga, maka Anda bisa membangun loyalitas terhadap brand dengan lebih
baik. Calon Pelanggan akan melihatnya dan mempertimbangkan untuk menggunakan
jasa/membeli produk Anda, karena mereka lebih mempercayai testimoni pengguna
Anda dibanding iklan.
8. Follow Sosial
medianya dan berikan Like & Comment
Konsumen sangat senang bila diperhatikan, apalagi kalau social medianya
kita follow dan selalu memberikan like dan comment yang positif.


